Super Air Jet Resmi Mendarat di Sampit, Tonggak Baru Konektivitas Udara Kotawaringin Timur

Sampit, 12 Juni 2026 — Bandar Udara H. Asan Sampit mencatat sejarah baru dalam dunia penerbangan di Kabupaten Kotawaringin Timur. Pada Jumat (12/6), maskapai Super Air Jet resmi melaksanakan penerbangan perdana (first flight) sekaligus pendaratan perdana (first landing) di Bandara H. Asan Sampit dengan menggunakan pesawat berbadan besar jenis Airbus A320 berkapasitas hingga 180 penumpang.

Momen bersejarah tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kotawaringin Timur H. Halikinnor, S.H., M.M., didampingi Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati, S.Pd., M.A.P. Turut hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bupati Seruyan, perwakilan Pemerintah Kabupaten Katingan, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan Ferdinan Nurdin, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas II H. Asan Sampit Abdul Haris, Kepala BMKG Sampit, Kepala Airnav Sampit, perwakilan Kamar Dagang dan Industri (Kadin), tokoh masyarakat, serta Direktur Utama Super Air Jet.

Pesawat Airbus A320 yang mendarat di Sampit membawa sebanyak 178 penumpang dari Jakarta. Sementara pada penerbangan perdana dari Sampit menuju Jakarta, tercatat 141 penumpang berangkat menggunakan maskapai tersebut. Tingginya minat masyarakat bahkan telah terlihat sebelum penerbangan perdana dilaksanakan.

Bupati Kotawaringin Timur, H. Halikinnor, menyebut keberhasilan menghadirkan Super Air Jet merupakan tonggak penting bagi kemajuan daerah.

“Ini sejarah baru. Sepanjang keberadaan Bandara H. Asan, baru kali ini pesawat dengan kapasitas sekitar 180 penumpang bisa mendarat di Sampit. Ini tentu menjadi kebanggaan kita bersama,” ungkapnya.

Menurut Halikinnor, kehadiran pesawat jet berbadan besar tidak hanya memberikan tambahan pilihan transportasi bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Selama ini, sebagian investor yang hendak berkunjung ke Kotawaringin Timur harus terlebih dahulu mendarat di Palangka Raya dan melanjutkan perjalanan darat menuju Sampit. Dengan adanya penerbangan langsung menggunakan Super Air Jet, akses tersebut menjadi lebih cepat, nyaman, dan efisien.

“Kami berharap kehadiran Super Air Jet dapat mempermudah mobilitas masyarakat, memperlancar aktivitas dunia usaha, serta menarik lebih banyak investor untuk datang ke Kotawaringin Timur,” tambahnya.

Direktur Utama Super Air Jet, Ari Ashari, menyampaikan bahwa Sampit menjadi kota ke-36 dalam jaringan penerbangan Super Air Jet di Indonesia.

“Hari ini menjadi momentum bersejarah bagi Super Air Jet. Kami melihat Sampit memiliki potensi besar dan peran strategis di Kalimantan Tengah. Kehadiran kami di sini diharapkan dapat memperkuat konektivitas serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan, Ferdinan Nurdin, memberikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dalam memajukan sektor transportasi udara.

Ia mengingatkan bahwa menghadirkan maskapai baru bukanlah pekerjaan mudah, namun menjaga keberlanjutan operasionalnya merupakan tantangan yang jauh lebih besar.

“Mendatangkan pesawat itu sulit, tetapi mempertahankannya jauh lebih sulit. Karena itu dibutuhkan kolaborasi semua pihak agar penerbangan ini dapat terus berlanjut,” katanya.

Ferdinan juga mendorong agar potensi daerah seperti sektor perkebunan, pertanian, perikanan, kehutanan, pariwisata, hingga produk UMKM dapat dioptimalkan untuk mendukung keberlangsungan layanan penerbangan.

Keberhasilan menghadirkan Super Air Jet merupakan hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, pengelola Bandara H. Asan Sampit, Kementerian Perhubungan, stakeholder terkait, hingga dukungan masyarakat.

Seiring dengan meningkatnya aktivitas penerbangan, pengembangan infrastruktur bandara juga terus dipersiapkan. Pemerintah pusat telah menyetujui rencana perluasan runway, sementara Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berkomitmen mendukung pembangunan gedung PKP-PK serta perluasan apron guna menunjang operasional penerbangan di masa mendatang.

Kehadiran Super Air Jet diharapkan menjadi awal dari semakin terbukanya akses transportasi udara di wilayah timur Kalimantan Tengah. Selain memperkuat konektivitas, penerbangan langsung ini diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing daerah, memperluas peluang investasi, serta memudahkan masyarakat dalam melakukan perjalanan.

Dengan semangat Habaring Hurung, seluruh elemen masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga dan mendukung keberlangsungan layanan penerbangan ini, agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh generasi sekarang maupun yang akan datang.

Selamat datang Super Air Jet di Bandara H. Asan Sampit. Mari terbang lebih tinggi menuju Kotawaringin Timur yang semakin maju, terhubung, dan sejahtera.

Tinggalkan komentar