UPBU H. Asan Sampit Bersama Pemda Kotim Laksanakan Kunjungan Lapangan dan Pemasangan Patok Lahan Pengembangan Bandara

SAMPIT — Upaya pengembangan Bandara H. Asan Sampit terus menunjukkan progres signifikan. Pada Jumat, 21 November 2025, UPBU Kelas II H. Asan Sampit bersama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melaksanakan kegiatan kunjungan lapangan dan pemasangan patok pada area lahan baru yang akan digunakan untuk pembangunan Gedung PKP-PK (Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari kesepakatan pada risalah rapat tanggal 28 Oktober 2025 terkait percepatan pengembangan bandara, khususnya mengenai penanganan obstacle pepohonan yang menghalangi jarak pandang petugas Air Traffic Controller (ATC) menuju Runway.

Sinergi Lintas Instansi untuk Kepentingan Keselamatan Penerbangan

Kegiatan kunjungan lapangan dimulai pukul 08.00 WIB dengan titik kumpul di depan Kantor BMKG Sampit. Pelaksanaan melibatkan sejumlah instansi teknis Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, yaitu:

  1. Dinas Perhubungan Kab. Kotim
  2. Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan Kab. Kotim
  3. Dinas SDA, Bina Marga, Bina Konstruksi Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman
  4. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
  5. Pemerintah Kelurahan Baamang Hulu
  6. Tim UPBU H. Asan Sampit

Dalam kegiatan tersebut, pihak UPBU menugaskan pegawai BMN dan Teknisi Bangunan dan Landasan yang memahami batas-batas lahan yang telah dibebaskan. Hal ini penting untuk memastikan pemasangan patok dilakukan tepat pada area yang akan menjadi objek pekerjaan bersama, termasuk rencana gotong royong bersama Bupati Kotawaringin Timur.

Langkah Awal Menuju Pembangunan Gedung PKP-PK Baru

Pemasangan patok ini menjadi tahap penting dalam proses penataan lahan untuk:

  • memastikan kejelasan batas tanah yang sudah dibebaskan,
  • menyiapkan area untuk penebangan pepohonan obstacle,
  • membuka ruang bagi pembangunan gedung PKP-PK baru yang lebih representatif dan memenuhi standar keselamatan penerbangan.

Gedung PKP-PK merupakan fasilitas vital dalam operasional bandara, khususnya untuk kesiapsiagaan darurat, pertolongan kecelakaan, dan pemadaman kebakaran pesawat udara.

Komitmen Bersama untuk Peningkatan Keselamatan dan Pengembangan Bandara

Kegiatan ini mencerminkan komitmen kuat antara UPBU H. Asan Sampit dan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dalam meningkatkan keselamatan penerbangan serta mempercepat realisasi pengembangan bandara.

Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat pembukaan akses lahan, menghilangkan hambatan keselamatan, serta mendukung rencana besar pengembangan fasilitas Bandara H. Asan Sampit ke depan.

Tinggalkan komentar