Sampit, 21 Oktober 2025 — Kepala Seksi Pelayanan dan Kerja Sama Kantor UPBU Kelas II H. Asan Sampit, Hendra Wijaya, menerima dan mendampingi Tim Penilaian Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang melakukan kunjungan lapangan ke Bandara H. Asan Sampit.
Bandara menjadi salah satu titik pemantauan dalam rangka evaluasi kebersihan, pengelolaan lingkungan, dan pengelolaan sampah di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur.
Kunjungan tim penilai ini merupakan bagian dari agenda nasional Program Adipura Tahun 2025, yang menilai sejauh mana komitmen pemerintah daerah dan instansi terkait dalam menerapkan prinsip kebersihan, ketertiban, dan keberlanjutan lingkungan hidup.
Selama kegiatan, tim melakukan pemantauan langsung terhadap sejumlah area di lingkungan bandara, meliputi:
- Area terminal penumpang bandara,
- Area pengelolaan limbah dan TPS 3R,
- Sistem drainase dan kebersihan fasilitas umum,
- Area parkir dan akses jalan menuju terminal.
Dalam kesempatan tersebut, Hendra Wijaya menjelaskan bahwa Bandara H. Asan terus berkomitmen mendukung program lingkungan berkelanjutan, sejalan dengan semangat “Bandara Bersih, Nyaman, dan Ramah Lingkungan”.
“Kami berupaya menjaga lingkungan bandara agar tetap bersih, hijau, dan tertib, tidak hanya demi kenyamanan pengguna jasa, tetapi juga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program kebersihan dan penilaian Adipura di Kabupaten Kotawaringin Timur. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh petugas kebersihan terminal dan sisi darat atas kerja keras dan bantuannya dalam persiapan penilaian iniTak lupa, kami ucapkan terima kasih kepada seluruh petugas kebersihan terminal dan sisi darat atas kerja keras dan bantuannya dalam persiapan penilaian ini” ungkapnya.
Selain menjadi fasilitas pelayanan transportasi udara, Bandara H. Asan juga berperan sebagai wajah daerah di mata pengunjung. Oleh karena itu, pengelolaan lingkungan menjadi bagian penting dari standar pelayanan publik di bandara.
Kegiatan penilaian berjalan lancar dan mendapat apresiasi positif dari tim penilai, terutama atas kerapian taman, pengelolaan sampah yang terpilah, serta keterlibatan pegawai dalam menjaga kebersihan area kerja.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Bandara H. Asan dapat menjadi contoh penerapan lingkungan bersih dan berkelanjutan di fasilitas publik lainnya di Kabupaten Kotawaringin Timur, sekaligus memperkuat kolaborasi antara instansi pusat dan daerah dalam mewujudkan kota yang bersih dan berwawasan lingkungan.




