Kampanye Keamanan dan Keselamatan Penerbangan 2025: Menguatkan Sinergi dan Kesadaran Bersama

Sampit – Kantor UPBU Kelas II H. Asan Sampit melaksanakan Kampanye Keamanan dan Keselamatan Penerbangan Tahun 2025 yang digelar di Lounge VIP Waiting Room Bandara H. Asan. Kegiatan ini menghadirkan peserta dari unsur RT/RW Kecamatan Baamang sebagai representasi masyarakat sekitar bandara, dengan tujuan memperkuat pemahaman, kepedulian, serta sinergi antara otoritas bandara dan warga dalam menjaga keselamatan penerbangan.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Seksi Teknik, Operasi, Keamanan, dan Pelayanan Darurat (TOKPD) yang menegaskan bahwa Bandara H. Asan bukan hanya milik insan perhubungan, tetapi juga milik masyarakat luas. Oleh karena itu, keamanan dan keselamatan bandara menjadi tanggung jawab bersama.

Dukungan juga datang dari Camat Baamang, yang menekankan bahwa keberadaan bandara memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi daerah, membuka akses perdagangan, pariwisata, hingga investasi. Sehingga, keamanan dan keselamatan bandara adalah kepentingan bersama yang harus dijaga.

Materi pertama disampaikan oleh narasumber dari Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan, yang menjelaskan pentingnya Keselamatan Penerbangan sesuai amanat UU No. 1 Tahun 2009.
Poin yang ditekankan antara lain:

Keselamatan penerbangan wajib dijaga untuk melindungi jiwa manusia, infrastruktur, dan menjaga kepercayaan publik.

Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) adalah area vital yang harus bebas dari gangguan, termasuk bangunan liar, layang-layang, drone, maupun penggunaan laser.

Pelanggaran terhadap ketentuan KKOP dapat dikenakan sanksi pidana hingga 3 tahun penjara dan/atau denda Rp1 miliar.

Selanjutnya, materi Safety and Security Campaign 2025 menyoroti pentingnya keterlibatan semua pihak. Hal-hal yang dianggap kecil seperti candaan bom, membawa barang berbahaya, atau menerobos area terlarang bisa berdampak fatal bagi keamanan penerbangan.

Peserta juga diberikan pemahaman tentang barang-barang terlarang di kabin pesawat, termasuk senjata tajam, cairan di atas 100 ml, hingga powerbank berkapasitas tinggi. Aturan ini ditegakkan untuk menjamin keselamatan penerbangan tetap optimal.

Petugas Bandara H. Asan turut menyampaikan materi terkait Budaya Keamanan dan Keselamatan Penerbangan. Edukasi ini mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang membahayakan seperti menerbangkan layangan atau masuk ke area bandara tanpa izin.

Selain itu, peserta diberi pengetahuan tentang pembagian area bandara, mulai dari sisi darat (terminal, parkir), area terbatas (runway, taxiway), hingga area steril (jalur keberangkatan dan boarding gate). Ancaman Jet Blast dari mesin pesawat juga disosialisasikan agar masyarakat memahami risiko yang ada di sekitar bandara.

Dalam sesi tanya jawab, sejumlah isu yang diangkat warga antara lain:

Kebisingan penerbangan yang dirasakan masyarakat sekitar, terutama anak-anak saat beristirahat. Narasumber menjelaskan bahwa hal ini diatur dalam PP No. 40 Tahun 2012, dan pihak bandara bersama pemerintah daerah memiliki kewajiban mencari solusi mitigasi.

Aktivitas di pinggir landasan dekat sungai yang sering dipenuhi kendaraan. Pihak bandara berkomitmen memperkuat pengawasan dengan menempatkan petugas tambahan di titik-titik rawan.

Kebingungan akses masuk bandara akibat perubahan pintu masuk. Pihak bandara merespons dengan rencana pemasangan papan informasi dan koordinasi bersama aparat setempat.

Dari kegiatan ini ditegaskan kembali beberapa hal penting:

Keselamatan dan keamanan penerbangan adalah tanggung jawab bersama.

Edukasi kepada masyarakat sekitar bandara perlu terus dilakukan secara berkesinambungan.

Sinergi antara bandara, pemerintah daerah, aparat, dan warga menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan penerbangan yang aman, nyaman, dan selamat.

Kegiatan kampanye ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat bahwa setiap tindakan—kecil maupun besar—dapat berdampak terhadap keamanan penerbangan. Dengan keterlibatan aktif semua pihak, Bandara H. Asan Sampit dapat terus memberikan pelayanan transportasi udara yang aman dan andal bagi masyarakat Kotawaringin Timur dan sekitarnya.

Tinggalkan komentar