Pengembangan Bandara H. Asan Sampit: Langkah Strategis Demi Masa Depan Transportasi Udara

Sampit, 31 Januari 2025 – Pengembangan Bandara H. Asan Sampit menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor, menyampaikan kekhawatirannya mengenai masa depan bandara ini jika tidak dilakukan langkah progresif dalam peningkatan fasilitas.

Saat ini, Bandara H. Asan Sampit hanya bisa didarati pesawat sekelas Boeing 737-500, yang termasuk dalam kategori pesawat klasik dengan jumlah armada yang semakin terbatas. Jika jenis pesawat ini tak lagi beroperasi, maka bandara berpotensi ditinggalkan maskapai penerbangan, yang dapat berdampak pada mobilitas masyarakat, perekonomian, dan investasi di wilayah Kotawaringin Timur.

Sebagai upaya jangka panjang, pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk mengembangkan bandara, termasuk pembebasan lahan dan pemindahan gedung PKPPK (Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran) agar pesawat berbadan besar dapat beroperasi dengan aman.

“Jika kita ingin membuka peluang bagi maskapai yang menggunakan pesawat lebih besar, pengembangan bandara harus dilakukan. Saat ini, pemindahan gedung PKPPK menjadi prioritas karena posisi saat ini dapat menghambat manuver pesawat berbadan lebar,” ujar Halikinnor.

Dengan adanya pengembangan ini, diharapkan Bandara H. Asan Sampit dapat terus berkembang dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.

#BandaraHAsanSampit #PengembanganBandara #TransportasiUdara #KotawaringinTimur #MobilitasMasyarakat

Sumber: https://radarsampit.jawapos.com/radar-utama/2345587942/waduh-masa-depan-bandara-h-asan-sampit-mengkhawatirkan-landasan-pacu-jadi-salah-satu-masalahnya

Tinggalkan komentar