Sampit – Pada tanggal 31 Oktober 2024, Bandara H. Asan Sampit menyelenggarakan Pertemuan Komite Keamanan Bandar Udara (Airport Security Committee Meeting) yang ketiga, serta Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat Skala Kecil atau Table Top Exercise di Dynasty Room, Aquarius Boutique Hotel Sampit. Acara ini bertujuan memperkuat koordinasi antarinstansi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan bandara.
Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi, baik dari pihak internal bandara maupun instansi eksternal yang terkait dengan penanganan keamanan dan keselamatan penerbangan. Beberapa di antaranya adalah TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta lembaga-lembaga lainnya yang berperan dalam menjaga keamanan dan keselamatan operasional bandara.
Pelaksanaan Table Top Exercise kali ini mengusung simulasi penanganan darurat dalam skala kecil, yang di dalamnya memperagakan prosedur dan langkah-langkah yang harus diambil saat terjadi keadaan darurat. Tujuan utama dari latihan ini adalah meningkatkan pemahaman bersama terkait peran dan tanggung jawab setiap instansi dalam menghadapi insiden darurat di bandara, sekaligus menguji prosedur operasi standar (SOP) yang ada.
Dalam sambutannya, plh. Kepala Kantor UPBU H. Asan Sampit menyampaikan bahwa pelaksanaan latihan table top ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pihak dalam penanganan keadaan darurat di bandara. “Dengan adanya latihan penanggulangan keadaan darurat skala kecil ini, kami berharap semua pihak semakin memahami prosedur penanganan darurat yang cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujar beliau.
Beliau juga menekankan bahwa latihan tahun ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menuju pelaksanaan latihan penanggulangan darurat berskala besar di masa mendatang. “Melalui latihan skala kecil ini, kami berharap bisa melakukan evaluasi dan menyusun perbaikan yang diperlukan. Sehingga ke depan, kita siap melaksanakan latihan skala besar yang melibatkan lebih banyak instansi terkait dan mampu menanggulangi berbagai potensi ancaman yang mungkin timbul di bandara,” tambahnya.
Para peserta dalam latihan ini berperan aktif dalam mempraktikkan skenario darurat yang telah disusun, serta berfokus pada respons yang cepat dan tepat sesuai SOP masing-masing instansi. Beberapa skenario yang dihadirkan dalam latihan kali ini mencakup simulasi situasi darurat teknis, penanganan keamanan, serta evakuasi. Di samping itu, peserta juga melakukan analisis dan diskusi mengenai potensi risiko dan tantangan yang mungkin dihadapi dalam penanganan darurat di bandara.
Dengan pelaksanaan Table Top Exercise ini, Bandara H. Asan Sampit berharap seluruh pihak yang terlibat semakin siap dalam menghadapi kondisi darurat serta terus memperkuat koordinasi antarinstansi demi keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa penerbangan. Pertemuan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Bandara H. Asan untuk mengutamakan keselamatan dan keamanan sebagai prioritas utama dalam operasional penerbangan.
Pertemuan Komite Keamanan Bandar Udara Ketiga dan Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat Skala Kecil (Table Top Exercise)