MoU Pemkab Kotawaringin Timur dengan Nam Air, Penerbangan Sampit-Surabaya

Pada Senin, 2 September 2024, Kepala Seksi Pelayanan dan Kerja Sama Kantor UPBU Kelas II H. Asan Sampit, Andi Indargunawan, S.E., menghadiri acara Coffee Morning di rumah jabatan Bupati Kotawaringin Timur. Acara ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, perbankan, serta insan pers. Acara tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui BUMD PT Habaring Hurung dengan maskapai Nam Air untuk mempercepat penerbangan perdana rute Sampit-Surabaya.

Kasi Pelayanan dan Kerja Sama Kantor UPBU Kelas II H. Asan Sampit (sebelah kanan) bersama stakeholder

Bupati Kotim, Halikinnor, mengungkapkan bahwa kerja sama ini diharapkan mempercepat penerbangan perdana pada 13 September 2024. “Hari ini ditandatangani kerja sama, nanti tanggal 13 September 2024 terbang perdana. Berdasarkan informasi tadi izinnya sudah keluar, alhamdulillah lancar prosesnya,” ujar Halikinnor.

Penerbangan ini akan dioperasikan dengan sistem charter menggunakan pesawat Boeing 737-500 dari Nam Air yang berkapasitas lebih besar dan harga tiket lebih terjangkau, yakni Rp1,2 juta. Hal ini diharapkan dapat memfasilitasi kebutuhan transportasi udara masyarakat dan pengusaha di Kotim yang memiliki mitra bisnis di Surabaya.

“Selama ini rute tersebut diterbangi Wings Air dengan pesawat ATR 72 yang mematok harga tiket Rp2,3-2,6 juta. Dengan Nam Air, harga tiket bisa ditekan hingga Rp1,2 juta,” jelas Halikinnor. Ia juga menambahkan, jika menunggu penerbangan reguler, penerbangan tersebut kemungkinan baru bisa dimulai pada Desember atau Januari mendatang.

Achmad Yani, Direktur Niaga Nam Air, menyatakan bahwa rute penerbangan Sampit-Surabaya ini bukan hal baru bagi Nam Air, karena rute ini pernah dioperasikan sebelum pandemi COVID-19. “Rute ini memang sudah lama kita incar. Sebelum kerja sama ini, kami sudah memiliki izin dan akan efektif saat pergantian musim penerbangan pada hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu,” ujar Achmad Yani.

Atas permintaan Pemkab Kotim untuk mempercepat pembukaan rute ini, penerbangan dengan sistem charter akan dilaksanakan dua kali dalam sepekan, yaitu pada hari Senin dan Jumat. “Jika responsnya bagus, kami akan membuka penerbangan setiap hari. Untuk periode 13 September hingga akhir Oktober, kami buka dua kali seminggu sebelum pergantian musim untuk terbang reguler,” tutup Achmad Yani.

Dengan kerja sama ini, diharapkan transportasi udara antara Sampit dan Surabaya menjadi lebih terjangkau dan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi antara kedua wilayah.

Tinggalkan komentar